Sabtu, 30 Mei 2015

Pengenalan Pemrograman Bahasa Java


Sejarah Singkat Java

Tahun 1991, sekelompok insinyur Sun dengan pimpinannya Patrick Naughton dan James Gosling berencana membuat bahasa komputer sebagai perangkat konsumer salah satunya adalah cable TV Box. Disebabkan perangkat tersebut tidak mempunyai cukup memori, bahasa tersebut haruslah berukuran kecil dan mengangkat kode yang liat. Juga karena manufaktur-manufaktur yang berbeda memilih processor yang berbeda pula, maka bahasa tidak terikat dari manufaktur manapun. Proyek ini kemudian dikenal ”Green”.

Kebutuhan untuk fleksibilitas, kecil, liat dan kode yang netral terhadap platform mengantar tim menekuni implementasi Pascal yang pernah ada. Niklaus Wirth, pencipta bahasa Pascal telah menyusun bahasa portabel yang memproduksi intermediate code bagi mesin hipotesis. Mesin ini dikenal dengan sebutan mesin maya (virtual machine). Kode ini kemudian dapat digunakan di semua mesin yang memiliki interpreter. Proyek Green lalu menggunakan mesin maya untuk membereskan isu utama tentang netral terhadap arsitektur mesin.

Oleh karena orang–orang di proyek Green berbasis C++ dan bukan Pascal maka kebanyakan sintaks diambil dari C++, serta mengambil orientasi objek dan bukan prosedural. Mulanya bahasa yang diciptakan diberi nama ”Oak” oleh James Gosling yang mendapat inspirasi dari sebuah pohon yang berada pada seberang kantornya, namun nama Oak sendiri sudah ada dalam bahasa pemrograman sebelumnya, kemudian SUN merubahnya menjadi JAVA. Nama JAVA sendiri terinspirasi ketika mereka sedang menikmati secangkir kopi di sebuah kedai kopi yang kemudian dengan tidak sengaja salah satu dari mereka menyebutkan kata JAVA yang mengandung arti asal bijih kopi yaitu pulau Jawa. Akhirnya mereka sepakat untuk memberikan nama bahasa pemrograman tersebut dengan nama Java.

Buatan pertama proyek Green adalah Star 7 (*7), sebuah program kendali jarak jauh yang
sangat cerdas. Dikarenakan pasar masih belum terkesan dengan produk konsumer cerdas maka proyek Green harus memilih pasar lain dari teknologi yang mereka diciptakan. Pada saat yang sama, implementasi WWW dan Internet sedang mengalami perkembangan pesat. Akhirnya, anggota dari proyek Green juga menyadari bahwa Java bisa digunakan pada pemrograman internet, sehingga penerapan selanjutnya mengarah menjadi teknologi yang berperan di web.

Java telah menampung hampir seluruh fitur penting bahasa–bahasa pemrograman yang ada semenjak perkembangan komputasi modern manusia :

1. Dari SIMULA, bahasa pada tahun 65-an, bahasa yang paling mempengaruhi Java sekaligus C++. Dari bahasa ini diadopsi bentukan–bentukan dasar dari pemrograman berorientasi objek.
2. Dari LISP – bahasa tahun 55-an. Diadopsi fasilitas garbage collection, serta kemampuan untuk meniru generic list processing, meski fasilitas ini jarang yang memanfaatkannya.
3. Dari Algol – bahasa pada tahun 60-an, diambil struktur kendali yang dimilikinya.
4. Dari C++, diadopsi sintaks, sebagian semantiks dan exception handling
5. Dari bahasa Ada, diambil strongly type, dan exception handling.
6. Dari Objective C, diambil fasilitas interface.
7. Dari bahasa SmallTalk, diambil pendekatan single-root class hiƩrarchie, dimana object adalah satu kesatuan hirarki pewarisan
8. Dari bahasa Eiffel, fasilitas assertion yang mulai diterapkan di sebagian JDK 1.4

Apa itu teknologi Java ?

Java sebagai sebuah bahasa pemrograman dapat membuat seluruh bentuk aplikasi, desktop, web dan lainnya, sebagaimana dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman konvensional yang lain.

Java adalah bahasa pemrograman yang berorientasi objek (OOP) dan dapat dijalankan pada berbagai platform sistem operasi. Perkembangan Java tidak hanya terfokus pada satu sistem operasi, tetapi dikembangkan untuk berbagai sistem operasi dan bersifat open source. Aplikasi berteknologi Java secara umum adalah aplikasi serba guna yang bisa dijalankan pada semua mesin yang memiliki Java Runtime Environment (JRE).

Sebagai sebuah peralatan pembangun, teknologi Java juga menyediakan banyak tools : compiler, interpreter, penyusun dokumentasi, paket kelas dan sebagainya.

Why Java ?

Berdasarkan pernyataan resmi dari SUN, Java memiliki karateristik sebagai berikut :

1. Sederhana
Bahasa pemrograman Java menggunakan sintaks mirip dengan C++ namun sintaks pada Java telah banyak diperbaiki terutama menghilangkan penggunaan pointer yang rumit dan multiple inheritance. Java juga memakai automatic memory allocation dan memory garbage collection.

2. Berorientasi objek (Object Oriented)
Java memakai pemrograman berorientasi objek yang membuat program
bisa dibuat secara modular dan dapat dipergunakan kembali. Pemrograman berorientasi objek mengimplementasikan dunia nyata kedalam objek dan melakukan interaksi antar objek-objek tersebut.

3. Dapat didistribusi dengan mudah
Java dibuat untuk merancang aplikasi terdistribusi secara mudah dengan adanya libraries networking yang terintegrasi pada Java.

4. Interpreter
Program Java dijalankan menggunakan interpreter yaitu Java Virtual Machine (JVM). Hal ini menyebabkan source code Java yang telah dikompilasi menjadi Java bytecodes dapat dijalankan pada platform yang berbeda-beda.

5. Robust
Java mempuyai reliabilitas yang tinggi. Compiler pada Java memiliki kemampuan mendeteksi error secara lebih teliti dibandingkan bahasa pemrograman lain. Java memiliki runtime-Exception handling untuk membantu mengatasi error pada pemrograman.

6. Aman
Sebagai bahasa pemrograman untuk aplikasi internet dan terdistribusi, Java mempunyai beberapa mekanisme keamanan untuk menjaga aplikasi tidak digunakan untuk merusak sistem komputer yang menjalankan aplikasi tersebut.

7. Architecture Neutral
Program Java merupakan platform independent. Program cukup mempunyai satu buah versi yang bisa dijalankan pada platform yang berbeda dengan Java Virtual Machine.

8. Portabel
Source code maupun program Java dapat dengan mudah dibawa ke platform yang berbeda-beda tanpa harus dikompilasi ulang.

9. Performance
Performance pada Java sering dikatakan kurang tinggi. Namun performance Java dapat ditingkatkan menggunakan kompilasi Java lain seperti buatan Inprise, Microsoft ataupun Symantec yang menggunakan Just In Time Compilers (JIT).

Tertarik untuk mempelajari Java ? Update terus artikel berbasis pemrograman disini Ini Program atau di facebook.com/iniprogram. Terima kasih :)